Lihat Data Kegiatan
Yudisium diikuti oleh Taruna dan Taruni
dari tiga program studi, yaitu Teknik Penangkapan Ikan, Mekanisasi
Perikanan, dan Teknik Budidaya Perikanan, yang berasal dari Semester I, III,
dan V. Pelaksanaan yudisium merupakan bagian dari sistem evaluasi akademik
untuk memastikan capaian pembelajaran Taruna dan Taruni telah memenuhi standar
pendidikan tinggi vokasi di bidang kelautan dan perikanan.
Kegiatan yudisium ini mengacu pada
Keputusan Direktur Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong Nomor
B.131/POLTEK.SRG/RSDM.430/I/2026 tanggal 20 Januari 2026 tentang Yudisium Hasil
Ujian Akhir Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Berdasarkan keputusan
tersebut, Taruna dan Taruni yang dinyatakan lulus berhak melanjutkan pendidikan
ke Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, sedangkan Taruna dan Taruni yang
belum memenuhi ketentuan akademik akan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang
berlaku.
Selain menetapkan kelulusan, Politeknik KP
Sorong juga memberikan penghargaan kepada Taruna dan Taruni berprestasi secara
akademik pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Penghargaan ini
diberikan sebagai bentuk apresiasi institusi terhadap capaian Indeks Prestasi
Kumulatif (IPK) terbaik pada masing-masing program studi dan jenjang semester,
sekaligus sebagai motivasi untuk meningkatkan budaya akademik yang unggul dan
kompetitif.
Sementara itu, pada Program Studi Teknik
Budidaya Perikanan, Taruni berprestasi Semester I diraih oleh Ghoni
Ummu Hanifah (IPK 3,84) sebagai Peringkat I, diikuti Grecia
Fransiska (IPK 3,72) dan Wa Nurvita (IPK 3,69). Untuk Semester
III, prestasi tertinggi diraih oleh Nayla Sya’adah (IPK 3,73),
disusul Onalin Christy Ngosiem (IPK 3,65) dan Ariel Sharon Laelaem
(IPK 3,63). Adapun pada Semester V, prestasi akademik terbaik diraih
oleh Zahratul Izzah, Wiwin Beljeur, dan Elisa M. Rumbekwan, yang
masing-masing memperoleh IPK 4,00.
Direktur Politeknik KP Sorong, Daniel
Heintje Ndahawali, menyampaikan bahwa yudisium tidak hanya menjadi momen
penetapan kelulusan, tetapi juga sebagai sarana evaluasi capaian akademik dan
pembentukan motivasi bagi Taruna dan Taruni untuk terus meningkatkan prestasi,
kedisiplinan, serta kompetensi. Menurutnya, capaian akademik yang baik harus
diiringi dengan penguatan karakter dan keterampilan vokasi agar lulusan siap
menghadapi tantangan dunia kerja di sektor kelautan dan perikanan.
Melalui pelaksanaan yudisium ini,
Politeknik KP Sorong berharap seluruh Taruna dan Taruni dapat terus menjaga
semangat belajar, meningkatkan kualitas akademik dan profesionalisme, serta
mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia kelautan dan perikanan yang
unggul, berdaya saing, dan berorientasi pada kebutuhan industri serta
pembangunan nasional.



